Langsung ke konten utama

Postingan

Yap, Semuanya Pasti Bisa Terselesaikan

Semuanya pasti bisa terselesaikan, meski kadang awalnya bilang ndak mungkin sambil geleng-geleng keyak tuyul botak ( emang ada ya tuyul ndak botak? ) yang biasanya ada di jam arab-araban. Meski memang butuh proses yang lama sekalipun, ya ndak bakal terasa lama seh selama itu ndak dianggap menjadi beban. Mungkin mending lama-lama nglamar jadi petugas bulog dah kalau sedikit2 ngomongin beban terus hhehee. Wew tapi jangan sampai juga meremehkan hal yang kecil. Hal kecil lama-lama willing has a meaning atau mungkin lebih-lebih disalahartikan. Tapi masih bisa meremehkan lah jika kucing tetangga sembelit gara-gara kebanyakan makan momogi rasa ikan asin. Oke lost focus. Sekali lagi, menganggap suatu permasalahan ndak menjadi beban bisa menjadi tindakanyang bijak meski terkadang terkesan bejat. Kalau ndak ada kedok mengenai masalah orang tua yang mau cerai, sudah pasti saya ndak akan masuk di kehidupannya, masuk terlalu jauh. Kalau saja ada yang cerita “ mas, orangtuaku mau cerai, aku takut ”...

wocoen iki, dul! (terakhir kalinya)

via hp, di bus (dudu cerito ngernet) saya ndak bakal bela-belain ke jogja kalau bukan sobat saya yang minta. apalagi kalau menyangkut sobat yang lagi kesusahan, saya ndak bisa nolak. gawe shas sing lagi ndek jogja, jogoen nduk emakmu kuwi nduk, ojok mbok tinggali pret! jujur saya kali ini wes kangen akut badly tenan. sudah 3 hari. ndak cukup daritadi melototin fotomu dul, ndak cukup daritadi cuma sms kowe dul, ndak cukup daritadi cuma nelpon kowe dul. kapan tubuh saya ini bisa secepatnya landing ke malang. dari jogja disuruh bunda kudu transit dulu ke probolinggo, arrggh makin lama saja. yah daripada saya dikutuk jadi batu lagi trus masuk insert investigasi, mau ndak mau kudu nurut bunda lah. ini ae saya maksa cepet-cepet balik ke malang meski terus ditahan sama ayah, ini saya kabur duluan dari rumah, mumpung si bunda sama ayah lagi keluar ada pertemuan teman-teman hajiannya, hha. pas udah di bus gini, pengen berontak ae rasane, pengen bus’e iki tak setir’i dewe, trus tak pasangi nos. ...

Ternyata Ayah Itu Menakjubkan

*sebelumnya, ini postingan dari teman, Mirza Fitri Jannati , yang uda ijin buat direpost di sini... Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya. Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret. Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan. Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu main kereta api itu. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. Karena dia sadar itu adalah...

SOE stage concept

using PARKING AREA FEUB

1st Anniversary SPUTTAGRAPHFE

hari ini, 8 November 2009, di usianya yang masih berumur 1 tahun ini, cuma berdoa semoga SPUTTA resmi jadi LSO FE-UB SPUTTA mampu mewakili dan mengapresiasi jiwa seni dari FE-UB SPUTTA dapat menjalankan semua proker yang telah ada SPUTTA jadi LSO favorit di FE-UB SPUTTA mampu berprestasi di segala event SPUTTA dapat berguna bagi semua amien ya robbal alamin... SPUTTA di dadaku... SPUTTA kebanggaanku...

Kau, Aku, dan Dia

kau, mungkin lebih berarti bila dirimu pergi, kembali mematri hati yg lama dia, menyimpan rindu abadi pada sang pengikat janji, janji yg tlah kau ingkari hingga ku tak ingin lagi, mengenang bayangmu... bila hanya sesal yg tertinggal, saat langkah tlah menjauh dan kau pun takkan kembali kau bukan untukku... bila kelak ku menahan rindu, rindu seperti miliknya padamu... aku, mungkin lebih berarti tanpa dirimu di sisi, bila terus kau sakiti aku, mungkin terlalu berarti bila hanya sebagai pendamping dirimu bersamanya *maaf, jika ada yg tidak berkenan dengan uneg2 ini, ini cuma sekedar uneg2 tanpa ada unsur pornografi, hha... maaf gak sengaja

Dear, Semua Mantan

Orang bilang, persahabatan bisa diakhiri dengan percintaan ( baca: saya pernah mengalami yang ini ), namun percintaan sangat sulit diakhiri dengan sebuah persahabatan. Kesulitan itu muncul karena pernah terjadinya konflik hebat atau kadang juga lebay menghebat-hebatkan konflik dalam sebuah hubungan. Sekalipun tampaknya sulit dan tak bisa dilakukan, tak ada salahnya teman-teman mencoba dulu, gak mbayar kok. Berikut ini sedikit petunjuk ajaran sesat bimbingan saya ini agar teman-teman dapat kembali berteman dan bersahabat dengan mantan pacar: 1. Tidak Ada Lagi Chemistry . Salah satu alasan mengapa teman-teman menjalin pertemanan lagi dengan mantan kekasih teman-teman adalah diantara teman-teman dan pasangan teman-teman sudah tidak ada lagi chemistry , tak ada lagi rasa cinta. Karena kalau masih ada gelagat sayang itu, hubungan yang teman-teman bangun akan rumit. Jika bukan karena rasa suka, rasa sayang dan rasa cinta lalu rasa apa yang mesti teman-teman pegang? Rasa hormat. ...