Langsung ke konten utama

KEMATIAN bukan Ilmu Matematik

Pagi yang dingin dan ada kuliah jam pertama, pukul 07.00!!! Dan ternyata, keputusan yang ndak tepat dan juga merupakan sebuah kesalahan besar ketika saya memutuskan ke kampus pagi-pagi. Jreng...jreng...jreng, "ndak ada kuliah hari ini! Pak Umar Burhan (Mr.UB), dosen saya izin tidak mengajar hari ini!" Sebuah kenyataan dilemmatis antara senang karena terbebas dari kuliah dan sia-sia karena sudah belain bangun dan mandi pagi-pagi, berangkat pagi-pagi teng kayak anak sekolahan!

Ndak ada kuliah, saya featuring Chandra cs berencana mau ke seminarnya Sospol EMFE di PPI dengan topik pembicaraan masalah narkoba. Lumayanlah dapet susu, obat generik, roti, dan air mineral. Gratis!!! Kegeblekan pun muncul dari kami. Baru seminar dimulai, baru moderator membacakan curriculum vitae narasumber, eh kita-kita langsung ngacir keluar, dengan kedok 'kebohongan', ada kuliah! Ndak sopan banget, rasanya kayak ngece narasumber... wuih emboh wes... edan kabeh!

Saya langsung balik ke kos, tapi nyampai di kos, muncul kenyataan pahit sepahit jamu, kamar kos saya dikunci sama kawan saya sendiri, Kresna a.k.a Kanjen. Dan dia saat ini sedang kuliah! Mampus... wes gitu hape saya ketinggalan juga di dalam kamar kos... pasrah! saya balik ke kampus... wew kayak maling sepeda nunggu duduk-dudukan dewe di parkiran FE. Beruntungnya diriku, ketemu Adit cs. yang ndak jadi kuliah karena lagi-lagi dosennya ndak ada. Laper jeg, ya sudah kita (kita? lu aja kali gue enggak!) ke kantin maem. Wew maem wes mari kabeh, piring wes kotong plong, tapi si Kanjen kok ndak muncul-muncul yo, geblek nih bocah. Yo wes lah, akhirnya saya tinggal ke kontrakannya Dewan cs. Belum sempet naruh badan senderan di kasurnya Dewan, si Kanjen nelpon ke hapenya Adit, saya angkat,... sungguh suatu berita yang ndak diinginkan datang... katanya Kanjen, saya disuruh cepet-cepet balik ke kos, disuruh langsung ke Sidoarjo, ada saudara yang meninggal...! Innalillahi...

Pikiran kalang kabut menuju kos, bawa motor gemeteran, ndak peduli sama jalan yang waktu itu juga lagi rame-ramenya. Sampai di kos, sudah ada Kanjen, tapi saya ndak pedulikan itu saya langsung ambil baju masukkin ke tas langsung berangkat sama kakak, mas Indra. Langsung take-off ke Sidoarjo naek motor. Brrrmmmmmmm.... brrrrrrrrrrmmmmmmm...

Alhamdulillah, sampai di Sidoarjo dengan selamat... tapi pas datang, suasana sudah pada hening penuh duka (yaeyalah, masa ada orang meninggal pada dugeman!). Saudara-saudara sudah pada sembab semua matanya, saya langsung ngloyor nemuin nenek. alhamdulillah beliau masih dalam kondisi baek meski salah satu anaknya atau Om saya baru saja meninggal. Saya akhirnya nangis juga pas jenazah diperlihatkan ke saya. Air mata ndak berhenti-berhenti menetes rasanya. Prosesi pemakaman menunggu ortu datang, suwih pisan ndak datang-datang. Ortu datang juga, begitu datang, mami langsung nangis ndak karuan di pundak nenek. Setelah sekian jam tertunda (juga karena hujan), jenazah akhirnya dapat diberangkatkan ke pemakaman.

Sungguh, baru saja saya melihat an unpredictable moment, sebuah kematian. Om yang seminggu yang lalu masih ketawa-ketawa sama saya, yang seminggu lalu masih memberikan petuah-petuah ke saya, tiba-tiba ndak ada begitu saja. Om yang seminggu yang lalu sempat membetulkan blower AC mobil papi, tiba-tiba sudah ada di liang lahat. Sungguh kematian bukan sebuah ilmu matematik, yang ndak membeda-bedakan umur mau tua atau muda, mau sehat ataupun sakit, atau apalah namanya, yang ndak bisa diterima oleh akal manusia, apalagi manusia kayak saya... Subhanallah... Saya pun (atau bahkan yang lain pun), ndak bisa bilang apa-apa sekarang, saat kehendakNya sudah datang.

SELAMAT JALAN OM...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mapan Bekerja dan Berkarya Bersama Mahakarya ASUS ZenBook 3 UX390UA

Dengan perkembangan teknologi saat ini, laptop yang pada hakikatnya merupakan perangkat komputasi portabel, sudah seharusnya menjadi semakin mudah dibawa ke mana-mana dan lebih bisa menunjang produktivitas. Tuntutan itulah yang membuat produsen-produsen komputer masih terus saling bermanuver melakukan inovasi. Berinovasi demi permintaan pasar yang semakin keras menginginkan laptop yang setipis mungkin, seringan mungkin, sekaligus tetap se-powerfull mungkin. Apa mungkin? Seberapa mungkin? Pertanyaan tantangan tersebut perlahan mendapat jawabannya tersendiri ketika ASUS merilis ASUS ZenBook 3 UX390UA . Di Indonesia, mahakarya prestisius ini mulai mereka perkenalkan di acara Zenvolution di Bali pada September 2016. Berawal dari iseng melihat live Instagram-story teman (sebut saja Asmari , blogger asal Semarang ) yang saat itu juga sedang menghadiri acara Zenvolution yang sama, entah saya pun langsung mulai menaruh perhatian kepada laptop ini. Bukan karena ndak ada pacar atau sosok ...

Ada Apa Dengan Bencong?

Entah kenapa minggu ini saya terhantui oleh yang namanya bencong, atau banci, atau waria yang lebih mengerikan dari jenis hantu manapun. Dan hal itu membuka kenangan saya bersama para bencong. Huppps, bukan, saya ndak pernah memiliki hubungan khusus sama bencong, tapi punya banyak pengalaman buruk tentang bencong dan membuat saya trauma sama bencong, Bencongphobia . No bencong no cry !!! ( yaeyalah... ) Pas pulang liburan kemarin di Surabaya , pas di Bungurasih contohnya, saya melihat bencong tepat di muka ngamen menyanyikan lagunya Jatuh Bangun, ancur mampus, gilo! Berlanjut pas saya berada di Probolinggo ( sebelum balik ke Malang ), mengantarkan Bunda ke salon, dan apesnya si penjaga salonnya bencong. Biasa memang seh, tapi kenapa Bunda betah ke salon itu, padahal saya sendiri udah nahan kencing sampai mata mendadak katarak masuk salon itu??? Tiba di Malang , saya ke kampus buat melihat hasil nilai semester ( yang ndak mau dan ndak bakal saya bahas ), pas enak-enak nyatet nilai, t...

Hhahahhhhahhaaahh, Serba GeJe

Whhaahahhhh, kangen ya? Yang kangen hayo angkat tangan, selamat Anda termasuk dalam golongan orang-orang tersesat. Gimana yo, mau bilang sibuk ntar dikira sok sibuk, mau bilang ndak ada waktu yo dikira bohong, mau bilang jelek nah tuh baru fakta!!! Well , yang jelas saya udah lama ndak nge posting , jangankan posting , makan ae saya udah sering kelupaan terus, tidur ae jadi suatu yang langka buat saya. Miris. Saatnya bercerita. Hmmm, tapi mau cerita apa yo? Secara hidup saya sungguh-sungguh ndak bermakna dan membosankan rek. Bangun pagi ke kampus utek-utek masalah laporan pulang sore sampai di kost mendekam di kamar, duduk di depan notebook ngerjain order an design nyampe malem terus tidur-tidur gelesotan sendiri di depan notebook. Mengenaskan saudara-saudara. Hhaahahhha, ditengah kemabukan saya sama keseharian yang padat dan membosankan tersebut, tapi seneng rek sik akeh pisan sing ngerti , luph u so sob!!! Tanpa kalian, saya ndak bakal kuat kayak gini. Oiyya, kemaren, m...