Langsung ke konten utama

Ketika Jadi Pecel

Salam bolang, bocah ilang, ilang dari peredaran dunia perblogan.

Waktu berjalan begitu cepat saudara, memasuki injury time, yak Bambang Pamungkas melewati pemain lawan dan tembak, gooooollllllll. Wew, salah deng, kok ‘Za sok berlagak komentator bola gini seh??? Cut, cut, cuma asal2an doang...



Yeah, betapa indahnya hidup ‘Za, sungguh2 menyenangkan. Eh sorry, tapi ‘Za lagi bohong. Sungguh teraniaya ‘Za oleh hidup ‘Za sendiri. Bukan, karena ‘Za gak bersyukur sama hidup ‘Za. Lah ‘Za masih mensyukuri kok, untung ‘Za bisa dicetak di muka bumi ini, meski kayaknya kerjaannya cuma nyampah doang. ‘Za benar2 menyerah masalah manage-memanage waktu. Udah ‘Za usahain buat meluangkan waktu tapi tetap aja cicilan kredit kolor ‘Za belum lunas, maksudnya tetap aja ‘Za gak bisa ada waktu buat rileks kek, ngusir penat kek, nangkep tikus kek, atau mangkal2 gitu di tempat yang asyik2. Bisanya cuma berangkat pagi pulang tengah malam, mesti ada aja yang minta tolong ini itu, kalau gak si ini si itu, bisa gila ‘Za mah, lama2 badan ‘Za kayak pecel, berbentuk gak karuan gitu...



Terakhir yang paling parah neh, pas kemarin, malem Sabtu. Untuk sekian kalinya ‘Za harus menginap di kampus. ‘Za bela2in cuma buat acara Krima episode terakhir di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (FEUB) tercinta di hari Minggunya. Sebenarnya sedikit nggondok seh, bukannya ini acara buat anak2 HMJ lah kenapa justru arek BEM termasuk ‘Za di situ, yang notabene berfungsi sebagai pengawas doang, yang disiksa kayak gini??? Gak bener neh. Belum lagi mereka ganti2 konsep, dari yang awalnya mau disusun acara outbond, eh glethek ujung2nya ya balik ke workshop2an lagi. Ini siapa juga kapelnya, hhe pisss bang Andre. Sebagai tim divisi PDD di tim pengawas dari BEM apalagi juga sebagai koordinator divisinya, dekorasi tentu masih jadi tanggungjawab ‘Za. Karena ada 3 jurusan di FEUB otomatis ‘Za juga harus tanggungjawab ngedekor 3 ruang yang berbeda untuk tiap2 himpunan, ajib sekali ini bung. ‘Za acungi jempol plus goyang ngebor juga buat tim yang udah nginap juga, kalian keren tao gak seh *gaya abg gaol labil.



Tapi ini yang terakhir, semangat sudah menggila, sudah tidak mengenal lelah. Yap setelahnya berakhirlah rangkaian Krima FEUB, rangkaian acara terlama ‘Za selama ini, selama 1 semester penuh. Totalitas harga mati...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mapan Bekerja dan Berkarya Bersama Mahakarya ASUS ZenBook 3 UX390UA

Dengan perkembangan teknologi saat ini, laptop yang pada hakikatnya merupakan perangkat komputasi portabel, sudah seharusnya menjadi semakin mudah dibawa ke mana-mana dan lebih bisa menunjang produktivitas. Tuntutan itulah yang membuat produsen-produsen komputer masih terus saling bermanuver melakukan inovasi. Berinovasi demi permintaan pasar yang semakin keras menginginkan laptop yang setipis mungkin, seringan mungkin, sekaligus tetap se-powerfull mungkin. Apa mungkin? Seberapa mungkin? Pertanyaan tantangan tersebut perlahan mendapat jawabannya tersendiri ketika ASUS merilis ASUS ZenBook 3 UX390UA . Di Indonesia, mahakarya prestisius ini mulai mereka perkenalkan di acara Zenvolution di Bali pada September 2016. Berawal dari iseng melihat live Instagram-story teman (sebut saja Asmari , blogger asal Semarang ) yang saat itu juga sedang menghadiri acara Zenvolution yang sama, entah saya pun langsung mulai menaruh perhatian kepada laptop ini. Bukan karena ndak ada pacar atau sosok ...

Ada Apa Dengan Bencong?

Entah kenapa minggu ini saya terhantui oleh yang namanya bencong, atau banci, atau waria yang lebih mengerikan dari jenis hantu manapun. Dan hal itu membuka kenangan saya bersama para bencong. Huppps, bukan, saya ndak pernah memiliki hubungan khusus sama bencong, tapi punya banyak pengalaman buruk tentang bencong dan membuat saya trauma sama bencong, Bencongphobia . No bencong no cry !!! ( yaeyalah... ) Pas pulang liburan kemarin di Surabaya , pas di Bungurasih contohnya, saya melihat bencong tepat di muka ngamen menyanyikan lagunya Jatuh Bangun, ancur mampus, gilo! Berlanjut pas saya berada di Probolinggo ( sebelum balik ke Malang ), mengantarkan Bunda ke salon, dan apesnya si penjaga salonnya bencong. Biasa memang seh, tapi kenapa Bunda betah ke salon itu, padahal saya sendiri udah nahan kencing sampai mata mendadak katarak masuk salon itu??? Tiba di Malang , saya ke kampus buat melihat hasil nilai semester ( yang ndak mau dan ndak bakal saya bahas ), pas enak-enak nyatet nilai, t...

Hhahahhhhahhaaahh, Serba GeJe

Whhaahahhhh, kangen ya? Yang kangen hayo angkat tangan, selamat Anda termasuk dalam golongan orang-orang tersesat. Gimana yo, mau bilang sibuk ntar dikira sok sibuk, mau bilang ndak ada waktu yo dikira bohong, mau bilang jelek nah tuh baru fakta!!! Well , yang jelas saya udah lama ndak nge posting , jangankan posting , makan ae saya udah sering kelupaan terus, tidur ae jadi suatu yang langka buat saya. Miris. Saatnya bercerita. Hmmm, tapi mau cerita apa yo? Secara hidup saya sungguh-sungguh ndak bermakna dan membosankan rek. Bangun pagi ke kampus utek-utek masalah laporan pulang sore sampai di kost mendekam di kamar, duduk di depan notebook ngerjain order an design nyampe malem terus tidur-tidur gelesotan sendiri di depan notebook. Mengenaskan saudara-saudara. Hhaahahhha, ditengah kemabukan saya sama keseharian yang padat dan membosankan tersebut, tapi seneng rek sik akeh pisan sing ngerti , luph u so sob!!! Tanpa kalian, saya ndak bakal kuat kayak gini. Oiyya, kemaren, m...