Langsung ke konten utama

#OBLONG, Sharing Keliling featuring Bloggerngalam

Nah, pasti pada nanya ya apa itu #oblong? gini, #oblong itu maksudnya obrolan Bloggerngalam, salah satu branding share dari kegiatan Bloggerngalam di awal era Haqqi (presiden baru Bloggerngalam). Kegiatan kali ini kebetulan juga pas ada gawe sama tim Sharing Keliling (Saling Silang, Internet Sehat, dll) ada acara sharing untuk masyarakat (khususnya masyarakat Malang) di Kota Malang dan untuk itu mempercayakan kepada Bloggerngalam.

Kegiatan dilangsungkan di Universitas Malangkukecwara, dibagi menjadi 3 kelas yaitu creative blogging (oleh mas Hedi), photo blogging (oleh mbak Sasha), dan video blogging (oleh mbak Imoethi), alhamdulillah tiap kelas ramai peminatnya. Yaiyalah, lah wong gratis men! Lantas saya ada di mana? Entah tiba-tiba aja (beberapa jam sebelum acara dimulai) saya dilempartugaskan mengoperatori mbak Shasa di kelas photo blogging, kelas yang sangat antusias. Peserta tetep semangat loh, meski pada puasa. Bisa dibilang ini jadi sejarah awal di era baru Bloggerngalam.


Ndak berhenti di situ, acara pun langsung lanjut dengan buka bersama (panitia dan peserta) yang disisipi dengan pemuturan film Linimasa. Suasana kekeluargaan pun tercipta di sini, pas di kelas pada tegang, di sini mereka uda pada membaur dan have fun, ndak peduli peserta datang dari berbagai kalangan, bahkan ada juga yang masih SMP loh. Ada sesi quiznya. Ada sesi pak ketua yang "curhat" perjalanan hidupnya juga, eh...

Terlebih setelah semua rangkaian selesai, panitia lebih membaur lagi ngobrol santai sambil ngopi di Golden Heritage Koffie. Berbagai merchandise khas Malang juga tak lupa diberikan kepada tim Sharing Keliling, terima kasih Mas Hedi, Mas Adit, Mbak Anggi, Mbak Sasha, Mbak Imoethi... untuk yang lainnya, see you on next project, pantau terus kegiatan Bloggerngalam di bloggerngalam.com :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mapan Bekerja dan Berkarya Bersama Mahakarya ASUS ZenBook 3 UX390UA

Dengan perkembangan teknologi saat ini, laptop yang pada hakikatnya merupakan perangkat komputasi portabel, sudah seharusnya menjadi semakin mudah dibawa ke mana-mana dan lebih bisa menunjang produktivitas. Tuntutan itulah yang membuat produsen-produsen komputer masih terus saling bermanuver melakukan inovasi. Berinovasi demi permintaan pasar yang semakin keras menginginkan laptop yang setipis mungkin, seringan mungkin, sekaligus tetap se-powerfull mungkin. Apa mungkin? Seberapa mungkin? Pertanyaan tantangan tersebut perlahan mendapat jawabannya tersendiri ketika ASUS merilis ASUS ZenBook 3 UX390UA . Di Indonesia, mahakarya prestisius ini mulai mereka perkenalkan di acara Zenvolution di Bali pada September 2016. Berawal dari iseng melihat live Instagram-story teman (sebut saja Asmari , blogger asal Semarang ) yang saat itu juga sedang menghadiri acara Zenvolution yang sama, entah saya pun langsung mulai menaruh perhatian kepada laptop ini. Bukan karena ndak ada pacar atau sosok ...

SENI Fakultas Ekonomi Berbicara...

Hmm, alhamdulillah kondisi saya udah normal, meski belum 100% seh, but well saya mau cerita-cerita neh soal event di kampus semingguan kemarin. Masih ndak basi kan??? Ya secara saya mau posting, cuz neh acara menurut saya TOP markotop dah. Bisa dibilang neh miniSoundrenaline -nya anak Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya . Hmmm... Tuh acara dilaksanain tanggal 30 Agustus kemaren tempatnya di basement FEUB, acaranya seh sebenarnya buat menyambut kedatangan maba ( mahasiswa baru ) gitu, opening Krida Mahasiswa gitu lah. Pengisi acaranya dari anak-anak UKM seni FEUB, ada EGO (Economic Goes 2 Opera , teater-teater gitu lah -opera bukan yang buat browsing itu om-), EDC (Economic Dance Club) , dan juga Economic Homeband , dan mereka bertiga bakalan nampilin sebuah perform colaboration !!! Sintingnya, di acara beginian saya ngrangkap 2 kepanitiaan sekaligus. Gini, panitianya di sini ada 2 macam, panitia inti dari BEM FE sendiri dan ada panitia kecil dari UKM-UKM seninya sendiri, dan ...

Cerita dari Sebuah SMA di Probolinggo

Lagi ada di Probolinggo ( tercinta ) neh. Seminggu kemarin ini justru hidup saya kebanyakan malangmelintang eksis di jalanan. Hha, saya ndak mengemis or mbambong kok rek. Bolak-balik Probolinggo ae wes 3 kali, ke Surabaya 2 kali, dalam seminggu, sinting, dan akhirnya sekarang terdampar di Probolinggo. Rumah Probolinggo lagi direnovasi, dan itu malah membuat saya tambah sumpek habis-habisan, dimana-dimana debu, kolor, eh kotor deng maksutnya, secara saya kan alergi debu rek gara-gara punya penyakit asma, hikkks. Padahal saya pengen pulang ke Probolinggo buat relax sejenak, ehh malah rame sama tukang-tukang suruhan Ayah, jedak jedokk jedak jedok, tokk-tookkk tok, krompyyaaangg, jenduarrggghhh. Sungguh, perpaduan suara yang cukup mengganggu telinga saya. Dari Malang awalnya memang mood saya juga udah naek-turun layaknya kurs rupiah terhadap dolar Kenya ( mang Kenya pake dolar? ), emosi labil, dohhh pengen rasanya membakar orang hidup-hidup. Yang mencolok adalah mood makan, entah kenap...