Langsung ke konten utama

Yogrt Pestain Sekampung: Mohon Dukungannya

Assalamualaikum,
Alhamdulillah nih dari 2400an cerita, aku dapat kesempatan terpilih 5 besar cerita #PestainSekampung yg diadain YogrtID. Nah di 5 besar ini aku dan ceritaku butuh dukungan manteman nih agar bisa membawa tim YogrtID untuk mengadakan pesta di kampung halaman papa aku. Kampung di Desa Gedang Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo yang hilang yang you-know-lah menjadi korban bencana lumpur. Kalian mau kan ikut membantu menyenangkan mereka? Cerita selengkapnya, manteman bisa klik link PestainSekampungIG.
Untuk cara mendukungnya juga lumayan gampang kok, klik juga link PestainSekampungIG. Nanti kalau disuruh login bisa pakai akun Facebook, email, atau nomer hp (kalo mau download aplikasi tentunya lebih mantab lagi).

Kenapa harus login? Karena yang ngevote juga bakal ada hadiahnya, hadiah utamanya smartphone flagship terbaru dari Infinix Indonesia loh dan masih banyak lagi. Asik kan?
Eiya sistem ngevote-nya ini TIAP AKUN yang sudah login dapat jatah 1X VOTE PER HARI ya, sampai Sabtu 24/6. Terimakasih banyak buat yg sudah bantu ngevote.
Wassalamualaikum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mapan Bekerja dan Berkarya Bersama Mahakarya ASUS ZenBook 3 UX390UA

Dengan perkembangan teknologi saat ini, laptop yang pada hakikatnya merupakan perangkat komputasi portabel, sudah seharusnya menjadi semakin mudah dibawa ke mana-mana dan lebih bisa menunjang produktivitas. Tuntutan itulah yang membuat produsen-produsen komputer masih terus saling bermanuver melakukan inovasi. Berinovasi demi permintaan pasar yang semakin keras menginginkan laptop yang setipis mungkin, seringan mungkin, sekaligus tetap se-powerfull mungkin. Apa mungkin? Seberapa mungkin? Pertanyaan tantangan tersebut perlahan mendapat jawabannya tersendiri ketika ASUS merilis ASUS ZenBook 3 UX390UA . Di Indonesia, mahakarya prestisius ini mulai mereka perkenalkan di acara Zenvolution di Bali pada September 2016. Berawal dari iseng melihat live Instagram-story teman (sebut saja Asmari , blogger asal Semarang ) yang saat itu juga sedang menghadiri acara Zenvolution yang sama, entah saya pun langsung mulai menaruh perhatian kepada laptop ini. Bukan karena ndak ada pacar atau sosok ...

Ada Apa Dengan Bencong?

Entah kenapa minggu ini saya terhantui oleh yang namanya bencong, atau banci, atau waria yang lebih mengerikan dari jenis hantu manapun. Dan hal itu membuka kenangan saya bersama para bencong. Huppps, bukan, saya ndak pernah memiliki hubungan khusus sama bencong, tapi punya banyak pengalaman buruk tentang bencong dan membuat saya trauma sama bencong, Bencongphobia . No bencong no cry !!! ( yaeyalah... ) Pas pulang liburan kemarin di Surabaya , pas di Bungurasih contohnya, saya melihat bencong tepat di muka ngamen menyanyikan lagunya Jatuh Bangun, ancur mampus, gilo! Berlanjut pas saya berada di Probolinggo ( sebelum balik ke Malang ), mengantarkan Bunda ke salon, dan apesnya si penjaga salonnya bencong. Biasa memang seh, tapi kenapa Bunda betah ke salon itu, padahal saya sendiri udah nahan kencing sampai mata mendadak katarak masuk salon itu??? Tiba di Malang , saya ke kampus buat melihat hasil nilai semester ( yang ndak mau dan ndak bakal saya bahas ), pas enak-enak nyatet nilai, t...

Cerita dari Sebuah SMA di Probolinggo

Lagi ada di Probolinggo ( tercinta ) neh. Seminggu kemarin ini justru hidup saya kebanyakan malangmelintang eksis di jalanan. Hha, saya ndak mengemis or mbambong kok rek. Bolak-balik Probolinggo ae wes 3 kali, ke Surabaya 2 kali, dalam seminggu, sinting, dan akhirnya sekarang terdampar di Probolinggo. Rumah Probolinggo lagi direnovasi, dan itu malah membuat saya tambah sumpek habis-habisan, dimana-dimana debu, kolor, eh kotor deng maksutnya, secara saya kan alergi debu rek gara-gara punya penyakit asma, hikkks. Padahal saya pengen pulang ke Probolinggo buat relax sejenak, ehh malah rame sama tukang-tukang suruhan Ayah, jedak jedokk jedak jedok, tokk-tookkk tok, krompyyaaangg, jenduarrggghhh. Sungguh, perpaduan suara yang cukup mengganggu telinga saya. Dari Malang awalnya memang mood saya juga udah naek-turun layaknya kurs rupiah terhadap dolar Kenya ( mang Kenya pake dolar? ), emosi labil, dohhh pengen rasanya membakar orang hidup-hidup. Yang mencolok adalah mood makan, entah kenap...