Langsung ke konten utama

Mendadak PULKAM

Waduh, saya memposting blog dengan banting tulang rek karena cuapek puol, awak remuk kabeh. Wew jangan salah dulu menilai judul posting ini, bukan karena ada sesuatu yang gawat atau emergency saya pulkam. Pulkam karena saya kangen sama adek!!! HIDUP ADEK!

Sabtu sore, sepulang dari workshop EGO di kampus tercinta, saya buru-buru menuju terminal Arjosari. Yuppp, saya mau pulang ke Probolinggo (Rock City). Perjalanan Malang-Probolinggo ndak ada hambatan, saya tepar di bus, tidur sampai berbusa-busa saking pewenya, busnya lagi sepi pula, mantab! Sampai di rumah pas Maghrib... Rumah sepi, ndak tau penduduknya, lagi ke mana semua ini? Terpaksa ngentang di luar rumah 1/2 jam-an sambil sms'an ndak jelas. Kalau bukan penduduk sana yang lihat, pasti saya sudah dikira orang gila! Memang pantes, atau malah orang gilanya yang mirip saya. Dan, mereka, mami papi beserta adek, tanpa wajah dosa nyengir-nyengir waktu mobilnya mendarat di depan rumah. Wew, ndak tau saya memelas kayak maling jemuran di depan rumah apa!!!

Malamnya, saya habisin waktu sama dek Aurel, karena memang nih bocah yang membuat saya kangen dan terpaksa pulkam. Aurel ada kemajuan, sekarang dia sudah hafal lagunya Mulan Jameela - Makhluk Tuhan Paling Seksi! Sebelumnya Aurel berhasil menghafal lagu-lagunya T2 - OK!, Matta - Ketahuan. Memang anak kecil zaman sekarang hafalannya lagu-lagu orang dewasa, lagu-lagu seperti Balonku, Burung Kakak Tua, Pelangi-Pelangi, Abang Tukang Bakso sudah pada ditinggalkan, saudara-saudara... Wes, tuh bocah nyanyi-nyanyi ndak jelas gitu di kamar sampai pukul 20.00 dan dia tertidur sekenanya di kamar saya. Dasar bocah gemblung! Saya lalu mau beli maem keluar dibarengi sama mantan (ndak tau juga mantan pacar, mantan majikan, atau mantan-mantan yang lain. artikan sendiri, keyyh!), saya sekenanya saja langsung ke FreshTime, memesan menu-menu ndak jelas gitu.

Minggu pagi, saya belum bangun, baru bangun pukul 11.00! Hebattt! Weits, kesadaran saya belum pulih, eh malah papi teriak manggil dari kebun depan, "Za, sudah bangun ta? Sini, tolong betulin komputer di kamar! Ndak tau ini kenapa?" Waduh, ternyata saya pulang malah beralih profesi menjadi tukang service komputer!!! Pukul 13.00 baru selesai menyervis tuh komputer. saya langsung mandi ndak lupa gosok gigi, habis mandi ku tolong ibu, mengantarkan belanja ke swalayan (halahhh!). Wew tiba-tiba, si Kanjen sms "Awakmu g te ngalup a?ayas numpak biz dadkno,g brng budheku,yen rene cptan,tak enteni,ayo mulih bareng,ayas wiz cpak2 ki" Wadow, nih bocah ge'er amat yo, sama coba yang mengajak pulang bareng? Halah, emboh wes...

Weh, terpaksa juga saya balik pisan ke Malang bareng Kanjen. Naek bus biasa, bukan PATAS! Nih gara-gara Kanjen yang merekomendasikan naik bus biasa. Wes, saya cuma bisa jadi makmum, mengikuti saja untuk naik bus biasa. Efek naik bus biasa, saya langsung muntah darah berbusa-busa, ndak bisa tidur, badan tambah pegel, paru-paru terkomplikasi gara-gara asap rokok, dan banyak dampak-dampak yang lainnya. Padahal saya sudah rencana dari rumah, mau bobo' di bus saja, mau merasakan pewe lagi seperti pas naik bus Sabtu sore, tapi kenyataannya? Saya sama sekali ndak bisa tidur!!!

Saya akhirnya sampai di Malang dengan keadaan 1/4 koma, sampai kost pukul 17.30. En, eniwei raillway busway, sampai di kost, ternyata tugas kuliah saya dilihat-lihat menumpuk juga! Wuih, peyang nih kepala 7 turunan. HIDUP TUGAS MENUMPUK!

Komentar

  1. apa iAh kritikku??


    hmmmmmm


    berhubung bukan ank kuliahan jadi kritikanku sderhana iaH

    keren,baguz,lucu ma friendly


    n kk terkenal dgn nama geblek ia??

    sampe blognx dberi nama geblek juga

    .....

    BalasHapus
  2. ADEKNYA LUCUUUUUUU!!!

    barter sama boneka saya mau?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mapan Bekerja dan Berkarya Bersama Mahakarya ASUS ZenBook 3 UX390UA

Dengan perkembangan teknologi saat ini, laptop yang pada hakikatnya merupakan perangkat komputasi portabel, sudah seharusnya menjadi semakin mudah dibawa ke mana-mana dan lebih bisa menunjang produktivitas. Tuntutan itulah yang membuat produsen-produsen komputer masih terus saling bermanuver melakukan inovasi. Berinovasi demi permintaan pasar yang semakin keras menginginkan laptop yang setipis mungkin, seringan mungkin, sekaligus tetap se-powerfull mungkin. Apa mungkin? Seberapa mungkin? Pertanyaan tantangan tersebut perlahan mendapat jawabannya tersendiri ketika ASUS merilis ASUS ZenBook 3 UX390UA . Di Indonesia, mahakarya prestisius ini mulai mereka perkenalkan di acara Zenvolution di Bali pada September 2016. Berawal dari iseng melihat live Instagram-story teman (sebut saja Asmari , blogger asal Semarang ) yang saat itu juga sedang menghadiri acara Zenvolution yang sama, entah saya pun langsung mulai menaruh perhatian kepada laptop ini. Bukan karena ndak ada pacar atau sosok ...

SENI Fakultas Ekonomi Berbicara...

Hmm, alhamdulillah kondisi saya udah normal, meski belum 100% seh, but well saya mau cerita-cerita neh soal event di kampus semingguan kemarin. Masih ndak basi kan??? Ya secara saya mau posting, cuz neh acara menurut saya TOP markotop dah. Bisa dibilang neh miniSoundrenaline -nya anak Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya . Hmmm... Tuh acara dilaksanain tanggal 30 Agustus kemaren tempatnya di basement FEUB, acaranya seh sebenarnya buat menyambut kedatangan maba ( mahasiswa baru ) gitu, opening Krida Mahasiswa gitu lah. Pengisi acaranya dari anak-anak UKM seni FEUB, ada EGO (Economic Goes 2 Opera , teater-teater gitu lah -opera bukan yang buat browsing itu om-), EDC (Economic Dance Club) , dan juga Economic Homeband , dan mereka bertiga bakalan nampilin sebuah perform colaboration !!! Sintingnya, di acara beginian saya ngrangkap 2 kepanitiaan sekaligus. Gini, panitianya di sini ada 2 macam, panitia inti dari BEM FE sendiri dan ada panitia kecil dari UKM-UKM seninya sendiri, dan ...

Cerita dari Sebuah SMA di Probolinggo

Lagi ada di Probolinggo ( tercinta ) neh. Seminggu kemarin ini justru hidup saya kebanyakan malangmelintang eksis di jalanan. Hha, saya ndak mengemis or mbambong kok rek. Bolak-balik Probolinggo ae wes 3 kali, ke Surabaya 2 kali, dalam seminggu, sinting, dan akhirnya sekarang terdampar di Probolinggo. Rumah Probolinggo lagi direnovasi, dan itu malah membuat saya tambah sumpek habis-habisan, dimana-dimana debu, kolor, eh kotor deng maksutnya, secara saya kan alergi debu rek gara-gara punya penyakit asma, hikkks. Padahal saya pengen pulang ke Probolinggo buat relax sejenak, ehh malah rame sama tukang-tukang suruhan Ayah, jedak jedokk jedak jedok, tokk-tookkk tok, krompyyaaangg, jenduarrggghhh. Sungguh, perpaduan suara yang cukup mengganggu telinga saya. Dari Malang awalnya memang mood saya juga udah naek-turun layaknya kurs rupiah terhadap dolar Kenya ( mang Kenya pake dolar? ), emosi labil, dohhh pengen rasanya membakar orang hidup-hidup. Yang mencolok adalah mood makan, entah kenap...