Langsung ke konten utama

Mengambil Sikap dari Video Ariel Peterpan

Mencengangkan, begitu kesan pertama saya melihat isu video (yang dikatakan mirip) mas Ariel sama mbak Luna Maya di twitter. Yap, saya pertama kali tau pas malam-malam dari posting twitter teman saya. Saya kira teman saya lagi iseng becanda tengah malam ngasih2 link thread di kaskus yang udah bintang 5, eh pas udah download dan saya tonton, saya speechless geleng2 keren banget videonya. Dari awal yang benar-benar ndak percaya sampai setelah nonton dan mencermati secara detail videonya nurani saya bilang ini benar-benar mas Ariel sama mbak Luna. Dilihat dari gelang yang dikenakan mbak Luna. Cukup, saya bukan bertindak sebagai om Roy Suryo di sini, saya cuma fansnya mas Ariel sebelumnya.



Belum genap 24 jam, di kampus juga heboh sekali dengan video (yang dikatakan mirip) mas Ariel sama mbak Luna ini. Semuanya ingin mengcopy dan mendownload. Jam kosong kuliah juga digunakan teman2 di kampus untuk nonton bareng video video (yang dikatakan mirip) mas Ariel sama mbak Luna ini, lewat LCD kelas pula, sungguh semuanya sudah kerasukan!



Belum reda kerasukan video (yang dikatakan mirip) mas Ariel sama mbak Luna, di twitter tiba-tiba muncul lagi topik baru mengenai video (yang dikatakan mirip) mas Ariel sama tante Cut Tari, saya menggumam ini apa-apaan coba. Oke, saya coba download juga video yang satu ini, lalu saya tonton dan cermati. Bukannya tambah simpati dan kasihan saya dengan mas Ariel, video kedua ini malah menguatkan opini saya, yang ini lebih mirip mas Ariel. Setelah lihat video kedua, saya searching di google, twitter, dan banyak thread di kaskus mengenai fenomena kedua video (yang dikatakan mirip) mas Ariel ini, saya lalu menemukan berita lain yang lebih mengejutkan, ternyata dikatakan bahwa masih ada 32 video lainnya (yang dikatakan mirip) mas Ariel bersama artis lainnya, apalagi yang dikatakan artisnya seperti Dian Sasto dkk. Wow, jelas ini saya lebih melonjak lagi kecewanya. Apa yang telah anda lakukan mas Ariel?????



Ndak hanya itu kecewa saya, video (yang dikatakan mirip) mas Ariel juga menjadi aib bangsa Indonesia ketika menjadi trending topic (TT) di twitter, bagaimana efeknya kelak kepada bocah-bocah penerus bangsa jika semuanya kerasukan video ndak senonoh ini? Apa fans mas Ariel yang masih seumuran bocah-bocah SD-SMP akan meniru adegan video ndak senonoh ini? Saya ndak berharap demikian ya mas Ariel. Semoga menjadi pelajaran buat kita semua, yassalam...

Komentar

  1. aku juga ngefans ama ariel (lebih tepat sih band n lagu2nya) sayang bgt, dengan adanya skandal ini pasti nama peterpan tercoreng juga (tuh buktinya jadi peterp_rn) :3

    BalasHapus
  2. hu'uh aku juga nih kak..
    aku cuma suka lagu² nya yang keren
    bukannya orang ny..
    huhhh

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mapan Bekerja dan Berkarya Bersama Mahakarya ASUS ZenBook 3 UX390UA

Dengan perkembangan teknologi saat ini, laptop yang pada hakikatnya merupakan perangkat komputasi portabel, sudah seharusnya menjadi semakin mudah dibawa ke mana-mana dan lebih bisa menunjang produktivitas. Tuntutan itulah yang membuat produsen-produsen komputer masih terus saling bermanuver melakukan inovasi. Berinovasi demi permintaan pasar yang semakin keras menginginkan laptop yang setipis mungkin, seringan mungkin, sekaligus tetap se-powerfull mungkin. Apa mungkin? Seberapa mungkin? Pertanyaan tantangan tersebut perlahan mendapat jawabannya tersendiri ketika ASUS merilis ASUS ZenBook 3 UX390UA . Di Indonesia, mahakarya prestisius ini mulai mereka perkenalkan di acara Zenvolution di Bali pada September 2016. Berawal dari iseng melihat live Instagram-story teman (sebut saja Asmari , blogger asal Semarang ) yang saat itu juga sedang menghadiri acara Zenvolution yang sama, entah saya pun langsung mulai menaruh perhatian kepada laptop ini. Bukan karena ndak ada pacar atau sosok ...

Ada Apa Dengan Bencong?

Entah kenapa minggu ini saya terhantui oleh yang namanya bencong, atau banci, atau waria yang lebih mengerikan dari jenis hantu manapun. Dan hal itu membuka kenangan saya bersama para bencong. Huppps, bukan, saya ndak pernah memiliki hubungan khusus sama bencong, tapi punya banyak pengalaman buruk tentang bencong dan membuat saya trauma sama bencong, Bencongphobia . No bencong no cry !!! ( yaeyalah... ) Pas pulang liburan kemarin di Surabaya , pas di Bungurasih contohnya, saya melihat bencong tepat di muka ngamen menyanyikan lagunya Jatuh Bangun, ancur mampus, gilo! Berlanjut pas saya berada di Probolinggo ( sebelum balik ke Malang ), mengantarkan Bunda ke salon, dan apesnya si penjaga salonnya bencong. Biasa memang seh, tapi kenapa Bunda betah ke salon itu, padahal saya sendiri udah nahan kencing sampai mata mendadak katarak masuk salon itu??? Tiba di Malang , saya ke kampus buat melihat hasil nilai semester ( yang ndak mau dan ndak bakal saya bahas ), pas enak-enak nyatet nilai, t...

Cerita dari Sebuah SMA di Probolinggo

Lagi ada di Probolinggo ( tercinta ) neh. Seminggu kemarin ini justru hidup saya kebanyakan malangmelintang eksis di jalanan. Hha, saya ndak mengemis or mbambong kok rek. Bolak-balik Probolinggo ae wes 3 kali, ke Surabaya 2 kali, dalam seminggu, sinting, dan akhirnya sekarang terdampar di Probolinggo. Rumah Probolinggo lagi direnovasi, dan itu malah membuat saya tambah sumpek habis-habisan, dimana-dimana debu, kolor, eh kotor deng maksutnya, secara saya kan alergi debu rek gara-gara punya penyakit asma, hikkks. Padahal saya pengen pulang ke Probolinggo buat relax sejenak, ehh malah rame sama tukang-tukang suruhan Ayah, jedak jedokk jedak jedok, tokk-tookkk tok, krompyyaaangg, jenduarrggghhh. Sungguh, perpaduan suara yang cukup mengganggu telinga saya. Dari Malang awalnya memang mood saya juga udah naek-turun layaknya kurs rupiah terhadap dolar Kenya ( mang Kenya pake dolar? ), emosi labil, dohhh pengen rasanya membakar orang hidup-hidup. Yang mencolok adalah mood makan, entah kenap...