Langsung ke konten utama

Terimakasih dan Bismillah Untuk Itu

"Kamu tahu kenapa kamu putus sama mantanmu yang itu? Gini, aku juga sebenernya gak mau ikut ribut campur tapi aku kasihan juga ke kamu mas. Iya emang orang tuanya keliatan setuju-setuju saja anaknya jalan sama kamu mas, aku awalnya juga ngerasa gitu sebelum dianya curhat ke aku pas kamu putus sama dia. Orang tua juga gak mau lihat anaknya juga berada di tangan orang yang masa depannya belum jelas, kuliah aja belum lulus-lulus. Iya, meskipun kamu juga sekarang sudah bisa nyari uang sendiri, tapi kelihatannya tetep serabutan juga kan? Orang tuanya sebenernya suka kok sama kamu, sama attitude-mu selama ini. Tapi ya itu, ada sedikit kecemasan yang dipikir sama orang tuanya. Aku nyampaikan ini bukan karena aku atau siapa yang nuntut itu, atau aku yang ngebet pengen lihat kamu sama dia balikan lagi, toh kalaupun kamu bisa buktikan itu belum tentu juga toh kamu sama dia balikan, gak ada jaminan, dan itu terserah kamunya sih mas... Tapi janji ya, gak pakai marah ke dianya..."

Itu sekiranya kurang lebih penggalan obrolan santai tapi penuh makna antara saya dengan seorang sahabat saya di Coffee Time malam ini, terimakasih penyampaiannya. Saya hampir nangis, tapi ya ndak lucu juga. Terimakasih, sangat terimakasih buat kamu dan orang tuamu yang sangat-sangat menginspirasi saya, sekali lagi terima kasih. Bismillah, saya akan buat keputusan juga malam ini, tapi bukan untuk kamu dan orang tuamu, tapi untuk saya dan orang tua saya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mapan Bekerja dan Berkarya Bersama Mahakarya ASUS ZenBook 3 UX390UA

Dengan perkembangan teknologi saat ini, laptop yang pada hakikatnya merupakan perangkat komputasi portabel, sudah seharusnya menjadi semakin mudah dibawa ke mana-mana dan lebih bisa menunjang produktivitas. Tuntutan itulah yang membuat produsen-produsen komputer masih terus saling bermanuver melakukan inovasi. Berinovasi demi permintaan pasar yang semakin keras menginginkan laptop yang setipis mungkin, seringan mungkin, sekaligus tetap se-powerfull mungkin. Apa mungkin? Seberapa mungkin? Pertanyaan tantangan tersebut perlahan mendapat jawabannya tersendiri ketika ASUS merilis ASUS ZenBook 3 UX390UA . Di Indonesia, mahakarya prestisius ini mulai mereka perkenalkan di acara Zenvolution di Bali pada September 2016. Berawal dari iseng melihat live Instagram-story teman (sebut saja Asmari , blogger asal Semarang ) yang saat itu juga sedang menghadiri acara Zenvolution yang sama, entah saya pun langsung mulai menaruh perhatian kepada laptop ini. Bukan karena ndak ada pacar atau sosok ...

Ada Apa Dengan Bencong?

Entah kenapa minggu ini saya terhantui oleh yang namanya bencong, atau banci, atau waria yang lebih mengerikan dari jenis hantu manapun. Dan hal itu membuka kenangan saya bersama para bencong. Huppps, bukan, saya ndak pernah memiliki hubungan khusus sama bencong, tapi punya banyak pengalaman buruk tentang bencong dan membuat saya trauma sama bencong, Bencongphobia . No bencong no cry !!! ( yaeyalah... ) Pas pulang liburan kemarin di Surabaya , pas di Bungurasih contohnya, saya melihat bencong tepat di muka ngamen menyanyikan lagunya Jatuh Bangun, ancur mampus, gilo! Berlanjut pas saya berada di Probolinggo ( sebelum balik ke Malang ), mengantarkan Bunda ke salon, dan apesnya si penjaga salonnya bencong. Biasa memang seh, tapi kenapa Bunda betah ke salon itu, padahal saya sendiri udah nahan kencing sampai mata mendadak katarak masuk salon itu??? Tiba di Malang , saya ke kampus buat melihat hasil nilai semester ( yang ndak mau dan ndak bakal saya bahas ), pas enak-enak nyatet nilai, t...

Hhahahhhhahhaaahh, Serba GeJe

Whhaahahhhh, kangen ya? Yang kangen hayo angkat tangan, selamat Anda termasuk dalam golongan orang-orang tersesat. Gimana yo, mau bilang sibuk ntar dikira sok sibuk, mau bilang ndak ada waktu yo dikira bohong, mau bilang jelek nah tuh baru fakta!!! Well , yang jelas saya udah lama ndak nge posting , jangankan posting , makan ae saya udah sering kelupaan terus, tidur ae jadi suatu yang langka buat saya. Miris. Saatnya bercerita. Hmmm, tapi mau cerita apa yo? Secara hidup saya sungguh-sungguh ndak bermakna dan membosankan rek. Bangun pagi ke kampus utek-utek masalah laporan pulang sore sampai di kost mendekam di kamar, duduk di depan notebook ngerjain order an design nyampe malem terus tidur-tidur gelesotan sendiri di depan notebook. Mengenaskan saudara-saudara. Hhaahahhha, ditengah kemabukan saya sama keseharian yang padat dan membosankan tersebut, tapi seneng rek sik akeh pisan sing ngerti , luph u so sob!!! Tanpa kalian, saya ndak bakal kuat kayak gini. Oiyya, kemaren, m...